Mojosari, Mojokerto, Media Suarapergerakan.id | Perayaan Pasar Maulid Nabi Mojosari 2025 kembali digelar meriah di Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Acara yang berlangsung mulai Rabu (3/9/2025) hingga Jumat (5/9/2025) ini menjadi salah satu tradisi tahunan yang selalu dinantikan warga.
Pasar Maulid Nabi di Mojosari menghadirkan suasana religius sekaligus memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat. Ratusan pedagang lokal menjajakan berbagai produk, mulai dari kuliner khas Mojokerto, pakaian muslim, hingga pernak-pernik islami.
Ketua panitia, H. Ahmad Syaifuddin, menyampaikan bahwa pasar ini bukan sekadar tempat transaksi, tetapi juga bagian dari syiar Islam dan ajang mempererat silaturahmi.
“Pasar Maulid Nabi Mojosari sudah menjadi tradisi turun-temurun. Kami ingin melestarikannya sekaligus membantu UMKM lokal agar semakin berkembang,” ujarnya.
Selain jual beli, rangkaian kegiatan Maulid Nabi di Mojosari Mojokerto juga dimeriahkan dengan pembacaan sholawat, tausiah agama, hadrah santri, serta doa bersama. Pemerintah Kecamatan Mojosari mendukung penuh acara ini karena dinilai mampu menjaga tradisi sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
Salah satu pengunjung, Siti Maemunah (42), mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut.
“Saya selalu datang ke Pasar Maulid Mojosari. Selain belanja kebutuhan, saya juga bisa merasakan suasana religius yang penuh berkah,” ungkapnya.
Dengan hadirnya Pasar Maulid Nabi Mojosari 2025, masyarakat Mojokerto tidak hanya merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjaga warisan budaya lokal yang sarat makna.
