Sidoarjo, Media Suarapergerakan.id | Dunia teknologi kembali digemparkan dengan hadirnya inovasi baru yang digadang-gadang menjadi penerus Global Positioning System (GPS). Teknologi ini dikenal sebagai Quantum Positioning System (QPS) atau Navigasi Berbasis Atom, sebuah sistem penentu lokasi yang tidak lagi bergantung pada satelit, melainkan pada sensor kuantum ultra-presisi.
Para peneliti menyatakan bahwa teknologi ini mampu menentukan posisi dengan tingkat akurasi hingga 1–2 sentimeter, jauh lebih presisi dibanding GPS yang memiliki deviasi hingga beberapa meter, terutama di area padat bangunan atau cuaca buruk.
Mengapa Teknologi Ini Disebut Sebagai Pengganti GPS?
GPS selama ini menjadi tulang punggung navigasi global, namun memiliki beberapa keterbatasan:
Rentan terhadap gangguan sinyal (jamming, spoofing)
Tidak bekerja optimal di terowongan, gedung, laut dalam, dan cuaca buruk
Memerlukan satelit yang terus dipelihara
Teknologi QPS mengatasi semua kelemahan tersebut dengan menggunakan sensor atom yang mengukur perubahan kecepatan dan posisi secara mandiri. Artinya, perangkat dapat tetap menentukan lokasi meski tanpa koneksi satelit sama sekali.
Manfaat Teknologi Pengganti GPS
- Akurasi Sangat Tinggi
Sensor kuantum dapat mendeteksi pergerakan sekecil beberapa mikrometer, membuat navigasi lebih presisi. - Tidak Tergantung Sinyal
Bekerja di mana saja, termasuk:
Terowongan
Dalam gedung bertingkat
Bawah laut
Area padat gedung
Lokasi perang dengan gangguan sinyal - Lebih Aman dari Serangan Siber
Sistem tidak bisa dijamming atau dipalsukan seperti GPS karena tidak menggunakan sinyal radio dari luar. - Efisiensi di Industri Logistik dan Transportasi
Kendaraan, robot, dan drone dapat bergerak lebih stabil dan otomatis tanpa khawatir kehilangan sinyal. - Performa Tinggi untuk Operasi Militer
Akurasi tinggi dan stabilitas membuat navigasi lebih aman pada misi kritis.
Contoh Penerapan Teknologi Pengganti GPS - Kendaraan Otonom
Mobil tanpa sopir dapat bergerak lebih halus dan aman, bahkan di daerah perkotaan yang padat gedung tempat GPS sering hilang. - Drone dan Robot Logistik
Drone pengantar paket bisa terbang presisi hingga menurunkan barang tepat di titik yang ditentukan.
Robot gudang dapat bergerak tanpa garis pembatas atau sensor lantai. - Navigasi Kapal Selam
Kapal selam yang sebelumnya sulit mengandalkan GPS kini bisa menavigasi perjalanan jauh tanpa kehilangan akurasi. - Penerbangan
Pesawat dapat mendarat lebih presisi meski pada kondisi kabut tebal atau badai. - Militer dan Pertahanan
Rudal, kendaraan taktis, hingga robot tempur dapat bergerak dengan akurasi tinggi tanpa takut sinyal diganggu musuh. - Pemantauan Infrastruktur
QPS dapat digunakan untuk memantau pergeseran tanah, jembatan, atau bangunan dengan ketepatan sangat tinggi.
Menuju Era Navigasi Baru
Meski masih dalam tahap awal implementasi, teknologi pengganti GPS ini diyakini akan menjadi standar global dalam 5–10 tahun ke depan. Negara-negara maju dan perusahaan teknologi besar telah mulai menguji perangkat QPS untuk kendaraan otonom, industri militer, hingga penggunaan umum.
Dengan keunggulan akurasi dan ketahanannya terhadap gangguan, teknologi ini berpotensi menjadi revolusi besar di bidang navigasi modern.
