Serang, suarapergerakan.id – Tim Dosen dan Mahasiswa Program Studi Sistem Komputer S-1 Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Kota Serang sukses menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tema teknologi lingkungan di SMKN 1 Baros. Kegiatan ini mengusung judul “IMPLEMENTASI PROTOTIPE TEMPAT SAMPAH PINTAR BERBASIS ARDUINO”, bertujuan untuk menghadirkan solusi cerdas dan efisien dalam manajemen kebersihan sekolah.
Prototipe tempat sampah pintar ini merupakan inovasi yang dirancang untuk mengatasi masalah efisiensi dalam pengumpulan sampah. Alat ini bekerja dengan menggunakan sensor ultrasonik yang terintegrasi dengan mikrokontroler Arduino. Sensor ini berfungsi untuk mengukur tingkat kepenuhan sampah di dalam wadah secara otomatis.
Efisiensi Pengelolaan Sampah Sekolah
Data mengenai status volume sampah yang terdeteksi kemudian dikirimkan secara nirkabel melalui koneksi internet. Informasi ini dapat diakses oleh petugas kebersihan melalui dashboard sederhana. Sistem ini memastikan bahwa petugas kebersihan hanya akan menuju tempat sampah yang volumenya telah mencapai batas tertentu.
Ketua Tim PKM, Bahrul Ulum, menjelaskan pentingnya proyek ini. “Inovasi ini adalah langkah nyata dalam menerapkan konsep smart school di bidang kebersihan. Dengan sistem yang terotomatisasi, kami membantu SMKN 1 Baros menghemat waktu dan biaya operasional, karena petugas tidak perlu lagi mengecek semua tempat sampah secara manual,” ujarnya.
Fokus pada Transfer Pengetahuan dan Keterampilan
PKM ini juga menjadi sarana transfer ilmu yang berharga. Para siswa-siswi SMKN 1 Baros, terutama yang berasal dari jurusan teknis, dilatih secara intensif mengenai perakitan perangkat keras, instalasi sensor, dan dasar-dasar pemrograman Arduino. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi siswa dalam bidang IoT dan embedded system.
Antusiasme siswa terlihat tinggi selama sesi praktik, di mana mereka berhasil menguji coba prototipe tersebut dan melihat data volume sampah terkirim secara real-time.
Tim Dosen dan Mahasiswa UNPAM berharap prototipe tempat sampah pintar ini tidak hanya menjadi alat bantu, tetapi juga menjadi media pembelajaran permanen bagi siswa SMKN 1 Baros, mendorong mereka untuk berinovasi lebih lanjut dalam menciptakan solusi teknologi untuk masalah sehari-hari.
