Jakarta, Media Suarapergerakan.id | Perkembangan teknologi digital yang begitu pesat belum sepenuhnya diiringi dengan kemampuan masyarakat dalam memahami dan menyaring informasi secara bijak. Di tengah tingginya penggunaan ponsel pintar dan media sosial, rendahnya literasi digital masih menjadi persoalan serius dalam kehidupan masyarakat Indonesia.
Kemudahan akses informasi melalui internet justru sering dimanfaatkan tanpa disertai sikap kritis. Fenomena penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan informasi menyesatkan kerap terjadi di berbagai platform media sosial. Banyak pengguna dengan mudah mempercayai dan membagikan informasi tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi belum sejalan dengan pemahaman, etika, dan tanggung jawab sosial. Masyarakat cenderung berperan sebagai pengguna pasif, bukan sebagai pengguna digital yang cerdas dan bertanggung jawab.
Dalam perspektif ilmu sosial, persoalan literasi digital tidak dapat dilepaskan dari faktor pendidikan, budaya, dan struktur sosial. Perbedaan usia, tingkat pendidikan, serta lingkungan sosial sangat memengaruhi cara seseorang mengakses dan memanfaatkan teknologi digital. Ketimpangan ini pada akhirnya memunculkan kesenjangan digital yang semakin nyata di masyarakat.
Ilmu-ilmu sosial memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan tersebut. Melalui kajian sosiologi, ilmu komunikasi, dan pendidikan, ilmu sosial berkontribusi dalam memahami perilaku masyarakat di ruang digital. Selain itu, ilmu sosial mendorong lahirnya kebijakan dan program literasi digital yang tidak hanya berfokus pada aspek teknologi, tetapi juga pada nilai-nilai etika, budaya kritis, dan tanggung jawab sosial.
Peningkatan literasi digital diharapkan mampu membentuk masyarakat yang tidak sekadar menjadi pengguna internet, tetapi juga menjadi warga digital yang sadar, kritis, dan bijak. Dengan demikian, rendahnya literasi digital di era internet menjadi tantangan besar sekaligus peluang bagi pengembangan ilmu-ilmu sosial dalam membangun masyarakat Indonesia yang modern, cerdas, dan beradab.
Penulis: Mawar Sekar Indah Program Studi: Administrasi Negara Universitas: Pamulang Kampus Serang Dosen Pembimbing: Angga Rosidin, S.I.P., M.A.P Kepala prodi: Zakaria Habib Al-Ra’zie, S.I.P., M.Sos.
