Ketimpangan Sosial di Banten Meningkat Dampak Perubahan Sosial yang Terlalu Cepat

Banten, Media Suarapergerakan.id | Pesatnya perkembangan industri dan laju urbanisasi di Provinsi Banten telah membawa dampak signifikan terhadap kehidupan sosial masyarakat. Di satu sisi, kehadiran kawasan industri mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, namun di sisi lain memicu ketimpangan sosial yang semakin nyata, khususnya bagi masyarakat lokal yang belum mampu mengakses peluang ekonomi secara optimal.

Perubahan sosial yang berlangsung cepat tidak selalu diiringi dengan kesiapan lembaga sosial, seperti pendidikan, ketenagakerjaan, dan sistem perlindungan sosial. Akibatnya, terjadi ketidakseimbangan dalam struktur masyarakat, di mana sebagian kelompok menikmati manfaat pembangunan, sementara kelompok lain tertinggal dan rentan secara sosial-ekonomi.

Ketimpangan sosial di Banten tercermin dari masih tingginya angka pengangguran, perbedaan pendapatan yang mencolok, serta terbatasnya akses masyarakat lokal terhadap lapangan kerja di sektor industri. Banyak posisi kerja strategis di kawasan industri justru diisi oleh tenaga kerja dari luar daerah, sementara masyarakat sekitar belum memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Kondisi tersebut menunjukkan adanya disorganisasi sosial, yaitu situasi di mana perubahan ekonomi berlangsung lebih cepat dibandingkan kemampuan masyarakat dan lembaga sosial untuk beradaptasi. Dalam perspektif sosiolog Selo Soemardjan, perubahan sosial yang tidak dikelola secara menyeluruh berpotensi melahirkan masalah sosial baru, termasuk ketimpangan, konflik sosial, dan marginalisasi kelompok tertentu.

Oleh karena itu, pembangunan di Provinsi Banten dinilai perlu mengedepankan pendekatan yang lebih seimbang. Tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi dan investasi, tetapi juga memperkuat peran lembaga sosial serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan kerja yang relevan.

Pendekatan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan menjadi kunci agar perubahan sosial yang terjadi di Banten tidak hanya menguntungkan segelintir kelompok, melainkan mampu menciptakan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat.

Penulis: Risna Dini Fat’ha Maulida Program Studi: Administrasi Negara Universitas: Pamulang Kampus Serang Dosen pembimbing: Angga Rosidin, S.I.P., M.A.P. Kepala Prodi: Zakaria Habib Al-Ra’zie, S.I.P., M.Sos.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *