DISNAKERTRANS Provinsi Jawa Timur Jalin Silahturahmi dan Perkuat Sinergitas Kelembagaan Bersama FSP KEP KSPI Jatim

SURABAYA, Media Suarapergerakan.id | Dalam upaya mempererat tali Silahturahmi dan Sinergitas kelembagaan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Propinsi Jawa Timur mengadakan forum pertemuan dan diskusi bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, Pertambangan, Minyak Bumi, Gas dan Umum (FSPKEP) Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Jawa Timur. Acara yang berlangsung penuh kebersamaan dan kehangatan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, 04 Maret 2026, bertempat di Ruang Wawasan, Kantor Disnakertrans Propinsi Jawa Timur.

Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPD FSPKEP KSPI Jawa Timur yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD, Siswanto beserta seluruh jajaran pengurus nya. Turut hadir pula perwakilan dari masing-masing Dewan Pimpinan Cabang (DPC) FSPKEP KSPI se-Jawa Timur, yang menunjukkan semangat kebersamaan dan solidaritas organisasi dalam upaya memperjuangkan pekerja di wilayah setempat.

Dari pihak Disnakertrans Propinsi Jawa Timur, hadir Kepala Bidang Hubungan Industrial, Dr. Sugeng Lestari, S. H, M. H. serta Kepala Bidang Pengawasan Disnaker Propinsi Jawa Timur, H. Tri Widodo, S.T,.S.H. dan beberapa staf lainnya. Kehadiran kedua pejabat struktural tersebut menegaskan komitmen pemerintah Daerah untuk membuka ruang dialog seluas-luasnya dengan elemen Serikat Pekerja.

Siswanto, Ketua DPD FSP KEP KSPI Jawa Timur saat memberikan sambutan pembuka

Ketua DPD FSPKEP KSPI Jawa Timur, Siswanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari jajaran Disnakertrans Provinsi Jawa Timur. Ia menegaskan pentingnya komunikasi yang intensif dan berkelanjutan antara serikat pekerja dan pemerintah.

“Kami berharap silaturahim ini bukan hanya seremoni, tetapi menjadi langkah awal untuk meningkatkan koordinasi yang lebih konkret. Sinergitas antara FSPKEP dan Disnaker sangat vital untuk menciptakan iklim kerja yang kondusif, menjamin kepastian hukum bagi pekerja, serta mendorong produktivitas industri di Jatim,” ujar Siswanto.

Dr. Sugeng Lestari,S.H,. M. H.,saat memberikan sambutan dalam acara silahturahmi dan sinergitas kelembagaan

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Industrial, Dr. Sugeng Lestari, S. H,.M.H. menyambut baik inisiatif pertemuan ini. Ia menekankan bahwa pemerintah daerah terbuka untuk menerima masukan dan berkolaborasi dengan Serikat Pekerja dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada keadilan sosial bagi seluruh pekerja.

“Kami di Disnaker memiliki tugas yang sama dengan serikat pekerja, yaitu menciptakan ketenangan bekerja dan kelangsungan berusaha. Melalui diskusi seperti ini, kita bisa menyamakan persepsi dan mencari solusi bersama atas berbagai tantangan di dunia ketenagakerjaan,” ungkap Sugeng.

H.Tri Widodo, ST,. S.H. ,saat memberikan sambutan dalam acara silahturahmi dan sinergitas kelembagaan

Senada dengan itu, Kepala Bidang Pengawasan, H. Tri Widodo, S. T,. S. H menambahkan bahwa pengawasan ketenagakerjaan yang efektif tidak dapat berjalan sendiri tanpa partisipasi aktif dari Serikat Pekerja. Ia mengajak FSPKEP untuk terus menjadi mitra strategis dalam mengawal implementasi peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan di perusahaan.

“Peran serta serikat pekerja sangat membantu tugas kami di pengawasan. Jika ada indikasi pelanggaran atau potensi masalah, kami harap segera dikomunikasikan agar dapat ditindaklanjuti secara preventif,” jelas Tri Widodo.

Dalam sesi sambutan acara ini, Tri Widodo sekaligus membuka secara simbolis acara diskusi dan sharing seputar permasalahan ketenagakerjaan.

Suasana acara berlangsung hangat dan penuh keakraban. Meski membahas isu-isu strategis ketenagakerjaan yang kompleks, diskusi berjalan dinamis dan lancar. Agenda utama pertemuan difokuskan pada penguatan sinergitas kelembagaan antara Serikat Pekerja dan pemerintah Daerah, khususnya dalam hal pengawasan ketenagakerjaan, pencegahan perselisihan hubungan industrial, serta peningkatan kesejahteraan buruh di Jawa Timur.

Pertemuan yang berlangsung dari siang hingga sore hari ini diakhiri dengan foto bersama. Seluruh peserta sepakat untuk menindaklanjuti hasil diskusi dengan pertemuan-pertemuan teknis lanjutan dan program kerja bersama dalam waktu dekat. Sinergitas yang terjalin diharapkan mampu membawa angin segar bagi perbaikan kualitas hubungan industrial di Jawa Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *