Marsinah Dinobatkan Sebagai Pahlawan Buruh Nasional, Simbol Perjuangan Kaum Pekerja Indonesia

Jakarta, Media Suarapergerakan.id | Pemerintah Republik Indonesia secara resmi menetapkan Marsinah sebagai Pahlawan Buruh Nasional atas jasanya memperjuangkan hak-hak pekerja dan keadilan sosial di Indonesia. Pengakuan ini menjadi tonggak sejarah penting bagi gerakan buruh Indonesia sekaligus penghormatan atas keberanian seorang perempuan pekerja yang gugur demi memperjuangkan nasib sesama buruh.

Marsinah, Sosok Perempuan Tangguh dari Nganjuk

Marsinah lahir pada 10 April 1969 di Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur. Ia bekerja di PT Catur Putra Surya (CPS) Porong, Sidoarjo, sebagai buruh pabrik arloji. Dikenal berani dan tegas, Marsinah aktif menyuarakan aspirasi rekan-rekannya terkait kenaikan upah, perbaikan kondisi kerja, dan hak-hak pekerja perempuan.

Pada Mei 1993, Marsinah terlibat dalam aksi mogok kerja menuntut keadilan bagi buruh yang dipecat secara sepihak. Beberapa hari kemudian, ia ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tragis di daerah Wilangan, Nganjuk. Tragedi ini mengguncang Indonesia dan menjadikan nama Marsinah sebagai simbol perjuangan hak asasi manusia dan keadilan bagi kaum pekerja.

Penetapan Marsinah Sebagai Pahlawan Buruh Nasional

Penobatan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional Bidang Perburuhan diumumkan secara resmi oleh pemerintah melalui Kementerian Sosial dalam rangka peringatan Hari Pahlawan Nasional 10 November 2025. Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan tersebut kepada keluarga Marsinah di Istana Negara.

“Pemerintah memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada almarhumah Marsinah atas keberaniannya memperjuangkan hak pekerja di tengah tekanan dan ancaman. Semangat juangnya adalah teladan bagi seluruh buruh Indonesia,” ujar Presiden dalam pidatonya.

Kementerian Ketenagakerjaan dan berbagai organisasi serikat buruh nasional, termasuk KSPI, FSP KEP, dan Jamkeswatch, turut menyambut gembira keputusan tersebut. Mereka menilai penetapan ini sebagai bentuk pengakuan negara terhadap perjuangan kelas pekerja, khususnya perempuan.

Makna Gelar Pahlawan Buruh Nasional bagi Kaum Pekerja

Bagi gerakan buruh, gelar yang diberikan kepada Marsinah bukan sekadar penghargaan simbolik, tetapi juga pengingat bahwa perjuangan buruh untuk upah layak, jaminan sosial, dan kebebasan berserikat masih terus berlanjut. Marsinah menjadi inspirasi bagi generasi muda pekerja untuk tidak takut bersuara demi keadilan sosial.

Ketua Umum FSP KEP-KSPI, Sunandar, menyatakan bahwa perjuangan Marsinah akan terus hidup dalam semangat setiap pekerja.

“Marsinah bukan hanya nama, tapi semangat perjuangan buruh Indonesia yang abadi. Gelar ini milik seluruh pekerja yang berjuang dengan hati dan keberanian,” ujarnya.

Momentum Kebangkitan Gerakan Buruh Indonesia

Penetapan Marsinah sebagai Pahlawan Buruh Nasional menjadi momentum penting bagi seluruh serikat pekerja untuk memperkuat solidaritas, advokasi, dan pendidikan perburuhan. Pemerintah diharapkan terus meningkatkan perlindungan terhadap hak-hak pekerja dan menjadikan nilai perjuangan Marsinah sebagai dasar kebijakan ketenagakerjaan yang berkeadilan.

Dengan pengakuan ini, Marsinah resmi menjadi ikon perjuangan buruh Indonesia, sejajar dengan para pahlawan bangsa yang telah berkorban demi tegaknya nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan kesejahteraan sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *