Pemkab Pandeglang Tegaskan Arah Pembangunan pada Peringatan HUT ke-152

Pandeglang I suarapergerakan.id IPemerintah Kabupaten Pandeglang menyampaikan ucapan resmi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-152 Kabupaten Pandeglang yang diperingati pada 1 April 2026. Momentum ini dimaknai sebagai tonggak strategis untuk memperkuat arah pembangunan daerah yang berkelanjutan, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.Dalam keterangan resminya, Pemerintah Kabupaten Pandeglang menegaskan bahwa peringatan hari jadi merupakan bagian dari proses refleksi institusional terhadap capaian pembangunan, sekaligus penguatan komitmen dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.Sejalan dengan tema “Pejuang Tangguh, Religius, Unggul, Petarung,” Pemerintah daerah menilai bahwa nilai-nilai tersebut merepresentasikan karakter kolektif masyarakat Pandeglang yang resilien, berlandaskan etika religius, serta memiliki daya saing dalam menghadapi dinamika pembangunan regional maupun nasional.Lebih lanjut, Pemkab Pandeglang menegaskan prioritas kebijakan pada penguatan pelayanan publik, percepatan pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal. Pendekatan pembangunan tersebut diarahkan untuk memastikan distribusi manfaat yang merata dan berkeadilan sosial.Pemerintah daerah juga mendorong penguatan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat sipil sebagai prasyarat utama dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Kolaborasi lintas sektor dinilai krusial dalam menjawab tantangan struktural, termasuk ketimpangan ekonomi dan akses terhadap layanan dasar.Peringatan HUT ke-152 Kabupaten Pandeglang turut diisi dengan rangkaian kegiatan yang melibatkan partisipasi publik, sebagai bentuk penguatan kohesi sosial sekaligus penghormatan terhadap sejarah panjang daerah yang berdiri sejak 1 April 1874.Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Pandeglang mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah yang berdaya saing, berkeadilan, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal dan religiusitas sebagai fondasi pembangunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *