PKM Unpam Serang implementasikan sistem berbasis sensor cahaya otomatis di sekolah

​Serang, suarapergerakan.id – Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dari Universitas Pamulang Kampus Serang berhasil menciptakan dan mengimplementasikan sebuah sistem penerangan cerdas berbasis sensor cahaya otomatis di lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Kota Serang. Inovasi yang diketuai oleh Piki Nugraha ini bertujuan utama untuk meningkatkan efisiensi energi listrik sekaligus menumbuhkan kesadaran konservasi energi di kalangan pelajar.

Mengatasi Pemborosan Energi Tradisional
​Piki Nugraha, Ketua Tim PKM, menjelaskan bahwa sistem penerangan tradisional di banyak sekolah sering kali menyala tanpa mempertimbangkan intensitas cahaya matahari di luar.

“Banyak lampu kelas atau koridor yang tetap menyala penuh meskipun hari sudah terang. Hal ini menyebabkan pemborosan energi yang signifikan,” ujar Piki.

Untuk mengatasi masalah ini, timnya merancang dan memasang sebuah sistem yang menggunakan komponen utama berupa LDR (Light Dependent Resistor) sebagai sensor cahaya.

​”Sensor ini bekerja dengan mendeteksi tingkat pencahayaan alami di sekitar. Jika cahaya alami (sinar matahari) mencukupi, sistem akan secara otomatis mematikan atau meredupkan lampu listrik. Sebaliknya, lampu akan menyala jika kondisi ruangan terlalu gelap,” jelas Piki.

Dokumentasi kegiatan oleh tim PKM Piki Nugraha dapat dilihat pada foto yang dilampirkan, menunjukkan tim bersemangat di lokasi implementasi.

​Dampak Positif dan Penghematan
​Implementasi sistem ini telah menunjukkan hasil yang sangat positif selama masa uji coba di SMKN 3 Kota Serang. Berdasarkan data yang dihimpun tim, terjadi penurunan konsumsi listrik untuk penerangan hingga 25% setiap bulannya.

Penghematan biaya operasional ini dapat dialokasikan oleh pihak sekolah untuk keperluan lain, seperti perbaikan fasilitas atau peningkatan kegiatan akademik.

​Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana SMKN 3 Kota Serang. menyambut baik inisiatif ini. “Kami sangat berterima kasih kepada Tim PKM Universitas Pamulang Kampus Serang, khususnya saudara Piki Nugraha. Inovasi ini tidak hanya menghemat biaya, tetapi juga menjadi sarana edukasi praktis bagi siswa tentang teknologi ramah lingkungan dan pentingnya konservasi energi,” tuturnya.

Target Keberlanjutan dan Edukasi
​Ke depannya, Tim PKM Piki Nugraha berencana untuk mematenkan desain sistem ini dan memperluas implementasinya ke sekolah-sekolah lain di wilayah Banten. Selain itu, mereka juga telah menyusun modul pelatihan bagi siswa-siswi SMKN 3 Kota Serang agar mereka dapat memahami cara kerja sistem, melakukan perawatan dasar, dan bahkan mengembangkan inovasi sejenis.
​Proyek ini membuktikan bahwa kreativitas mahasiswa Universitas Pamulang Kampus Serang mampu memberikan solusi nyata dan berkelanjutan terhadap tantangan lingkungan dan efisiensi energi di sektor pendidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *