Nganjuk, Media suarapergerakan.id | Museum Pahlawan Nasional Ibu Marsinah resmi diresmikan sebagai pusat edukasi publik yang mengangkat sejarah perjuangan buruh Indonesia dan peran penting Ibu Marsinah dalam memperjuangkan hak-hak pekerja serta keadilan sosial.
Peresmian museum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat literasi sejarah ketenagakerjaan sekaligus menghidupkan kembali semangat perjuangan buruh bagi generasi masa kini. Museum ini dihadirkan sebagai ruang pembelajaran yang mendokumentasikan perjalanan panjang gerakan buruh, mulai dari awal perjuangan hingga perkembangan perlindungan hak pekerja di Indonesia.

Ibu Marsinah dikenal sebagai buruh sekaligus aktivis yang berani menyuarakan aspirasi pekerja pada masa ketika kebebasan berserikat dan ruang demokrasi masih sangat terbatas.
Keterlibatannya dalam serikat pekerja, advokasi kesejahteraan buruh, serta upaya dialog dan negosiasi menjadikannya simbol perjuangan hak pekerja di Indonesia.Museum ini menampilkan berbagai dokumentasi sejarah, arsip, foto, artikel, dan benda pribadi yang menggambarkan perjalanan perjuangan buruh.
Kehadiran museum diharapkan dapat menjadi pusat edukasi, inspirasi, dan refleksi publik mengenai pentingnya penghormatan terhadap hak pekerja sebagai bagian dari pembangunan bangsa.Selain sebagai ruang memorial, museum ini akan mengembangkan program edukasi, diskusi publik, literasi sejarah, dan kegiatan sosial untuk memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya keadilan sosial dan perlindungan tenaga kerja.
Peresmian Museum Pahlawan Nasional Ibu Marsinah menegaskan komitmen bersama untuk memastikan nilai-nilai keberanian, solidaritas, dan keadilan sosial terus hidup dan diwariskan kepada generasi penerus.
