Abaikan Kesepakatan Perbaiki Jalan Yang Rusak, Warga Ds. Sirapan Balongbendo Blokade Akses Proyek  PT Panca Graha Indonesia

Sidoarjo, Media Suarapergerakan.id | Kondisi jalan desa yang menghubungkan wilayah RT 14 hingga RT 18 Dusun Sirapan Kemasan kecamatan Balongbendo Sidoarjo kini menjadi rusak parah, selain strukturnya yang bergelombang, jalan tersebut kini tertutup oleh debu tebal akibat proyek pengurukan. Kondisi tersebut menjadi perhatian banyak warga setelah PT Panca Graha Indonesia (PGI) sebagai penanggung jawab proyek pengurukan tak kunjung memperbaiki jalan sebagaimana yang telah dijanjikan. (11/08).

Warga desa melakukan aksi protes dengan cara memblokade akses proyek, karena Jalan tersebut yang sebelumnya merupakan akses utama warga desa dalam melakukan aktivitas sehari-hari dan kondisi pada awalnya telah di paving dengan baik kini mengalami perubahan kondisi dan tak layak dilalui kendaraan yang mengakibatkan rawan terjadi kecelakaan semenjak adanya proyek pengurukan dengan ketinggian sekitar satu meter.

Padahal menurut warga Desa Sirapan, sebelumnya telah ada penyampaian atau kesepakatan bahwa akses tersebut akan diperbaiki dan diperlebar setelah adanya aktivitas proyek. Namun, hingga saat ini perbaikan yang diharapkan warga belum terealisasi.

Kondisi tersebut semakin dirasakan masyarakat terutama ketika terjadi perubahan musim. Pada musim kemarau, debu dari jalan yang belum diperbaiki berterbangan dinilai sangat mengganggu aktivitas warga dan mengganggu pernapasan. Sementara ketika musim hujan, kondisi jalan berubah menjadi berlumpur dan berpotensi tergenang sehingga menyulitkan masyarakat untuk melintas.

Selain persoalan akses jalan, warga juga menyoroti kondisi saluran irigasi di sekitar lokasi proyek. Material tanah urukan dikhawatirkan masuk ke saluran air sehingga menghambat aliran dan meningkatkan risiko genangan maupun banjir ketika hujan turun.

Persoalan tersebut sebelumnya telah dibahas dalam Musyawarah Dusun (Musdus) bersama perwakilan warga Dusun Sirapan dan pihak PT Panca Graha Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah aspirasi, antara lain perbaikan jalan Dusun Sirapan serta perbaikan saluran irigasi.

Kemudian melalui surat permohonan yang ditujukan kepada PT Panca Graha Indonesia, warga meminta secara baik-baik agar sejumlah kesepakatan dan aspirasi tersebut segera direalisasikan.

Adapun beberapa point dalam surat tersebut, warga meminta:

  1. Segera memperbaiki jalan Dusun Sirapan dari RT 14 sampai dengan RT 18 yang terdampak pengurukan proyek, sehingga dapat kembali digunakan masyarakat dengan aman, terutama menghadapi musim hujan. 
  2. Segera melakukan perbaikan saluran irigasi. khususnya saluran air mulai dari timur Mbah Wungu hingga gorong-gorong di sekitar eks Jalan Lori. Warga meminta saluran tersebut diperlebar dan dinormalisasi agar aliran air dapat berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan banjir. 
  3. Merealisasikan rencana pemindahan makam Mbah Wungu. di area proyek PT Panca Graha Indonesia di depan Balai Dusun Sirapan, sebagaimana telah dibahas dan disepakati dalam Musyawarah Dusun. 

Warga berharap pihak perusahaan dapat segera memberikan tindak lanjut konkret terhadap aspirasi tersebut. Perbaikan infrastruktur dinilai penting agar keberadaan aktivitas pembangunan tetap dapat berjalan beriringan dengan kepentingan dan keselamatan masyarakat sekitar.

“Kami tidak mempersoalkan adanya pembangunan. Yang kami harapkan adalah akses masyarakat tetap diperhatikan. Jalan yang selama ini menjadi akses warga harus bisa digunakan dengan aman, dan saluran air juga harus diperbaiki agar tidak menimbulkan persoalan ketika musim hujan,” demikian ucap Efendi, salah satu warga Dusun Sirapan.

Warga berharap penyelesaian persoalan tersebut dapat dilakukan melalui komunikasi dan musyawarah antara masyarakat, pemerintah desa, serta pihak PT Panca Graha Indonesia sehingga tercipta solusi yang memberikan kepastian bagi semua pihak.

Perbaikan jalan dan irigasi bukan hanya persoalan infrastruktur, tetapi menyangkut keselamatan, mobilitas, serta kenyamanan masyarakat yang setiap hari menggunakan akses tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *